Diujung Amarahku

 
Ketika Bunga-Bunga CINTA mulai tumbuh berselubung dengan Pilu,
Ibarat kembang yang terhalang oleh Kemarau yang menghampiri.
Dalam Rindu yang penuh dengan derita dipenghujung Alam penantian.

My Hope ada penawar rahasia walau hanya secangkir saja. Ibarat seseduh kopi yang membuat-suasana lebih santai and enjoy. Namanya juga rantai yang putus diolokkan oleh janji yang tidak sanggup ditepati.

Apapun sitiasi dan kondisinya yang pasti Aku tercambah rindu. Membelai sejuta kuntuman impian dan serta menyirami keindahan yang sudah lama menunggu.

Mengutip dalam Puisi Khalil Ghibran ;

"Apabila Cinta Memberi Isyarat Kepadamu, Ikutilah Dia,
Walau Jalannya Sukar Dan Curam.
Dan Pabila Sayapnva Memelukmu Menyerahlah Kepadanya.
Walau Pedang Tersembunyi Di Antara Ujung-Ujung Sayapnya Bisa Melukaimu."


" Dan Kalau Dia Bicara Padamu Percayalah Padanya.
Walau Suaranya Bisa Membuyarkan Mimpi-Mimpimu Bagai Angin Utara Mengobrak-Abrik Taman.
Karena Sebagaimana Cinta Memahkotai Engkau, Demikian Pula Dia
Kan Menyalibmu."


"Cinta Tak Memberikan Apa-Apa Kecuali Dirinya Sendiri,
Dan Tiada Mengambil Apa Pun Kecuali Dari Dirinya Sendiri.
Cinta Tiada Memiliki,
Pun Tiada Ingin Dimiliki;
Karena Cinta Telah Cukup Bagi Cinta."


Sipp Sudah Bungkus.




0 komentar:

Posting Komentar